November 23, 2020

Profil Paul Pogba, Pemain yang Dulu Dibuang dan Kini Diidolakan

Profil Paul Pogba, Pemain yang Dulu Dibuang dan Kini Diidolakan

Profil Paul Pogba – Manchester United kini tengah dipusingkan dengan berita kepindahan salah satu bintangnya yang dikabarkan akan merapat ke Real Madrid. Ia adalah Paul Pogba. Atas penampilan gemilangnya, Pogba kini berstatus sebagai salah satu pemain paling mahal dunia. Karena itu, wajar jika United khawatir akan kehilangannya.

Sebelum diincar banyak klub seperti sekarang, pemain berusia 27 tahun tersebut telah melewati suka dan duka dalam mengarungi karir sepakbolanya. Dengan semakin bagus karirnya bersama klub, ia pun kini menjadi andalan timnas Prancis. Guna mengetahui data lebih lengkap tentangnya, berikut adalah profil Paul Pogba.

Awal Karir

Bernama lengkap Paul Labile Pogba, gelandang andalan Manchester United ini dilahirkan pada tanggal 15 Maret 1993. Pogba terlahir dari orangtua yang berasal negara Ghana. Ayahnya, Fassou Antoine dan ibunya, Yeo Moriba pindah ke Prancis di awal tahun 1990-an, sebelum Pogba dilahirkan.

Saat berusia enam tahun, Pogba bermain untuk US Roissy-en-Brie dan kemudian pindah ke US Torcy tak lama setelahnya. Semusim setelah memperkuat Torcy, Pogba pindah ke klub profesional Prancis, Le Havre. Sekitar tanggal 31 Juli 2009, Pogba mengumumkan kepindahannya dari Le Havre untuk pindah ke Inggris bersama akademi Manchester United.

Masa Sulit di Tim Junior MU

Meski telah bergabung sejak Juli 2009, Pogba baru menyelesaikan kepindahannya secara resmi ke Manchester United pada tanggal 7 Oktober 2009. Dua tahun berselang, tepatnya pada 19 Februari 2011, masa depan terbuka bagi Pogba. Ia mendapat kesempatan untuk promosi bersama empat pemain akademi lainnya ke tim utama Setan Merah.

Pogba memulai laga debutnya di Liga Primer Inggris pada tanggal 31 Januari 2012 melawan Stoke City. Sayangnya, di musim 2011/2012, ia jarang mendapat kesempatan untuk bermain di tim utama. Hal ini membuatnya enggan memperpanjang kontrak dan kemudian bergabung dengan Juventus pada 3 Juli 2012.

Penampilan Gemilang Bersama Juventus

agen domino99 – Pada tanggal 27 Juli 2012, Juventus telah mengkonfirmasi bahwa Pogba telah resmi bergabung bersama klub asal Turin tersebut. Ia memulai laga debutnya bersama Juventus pada tanggal 22 September 2012 melawan Chievo Verona. Selama memperkuat Juve, Pogba tampil bagus dan berhasil melanjutkan dominasi Si Nyonya Tua di Serie A Italia.

Kembali ke Manchester Sebagai Pemain Termahal

Penampilan gemilang Pogba bersama Juventus telah membuat sejumlah klub raksasa tertarik mendatangkannya, termasuk Manchester United. Atas performa gemilang tersebut, United ingin mengembalikannya ke Old Trafford. Keinginan itu akhirnya terealisasi pada 8 Agustus 2016 dengan gelontoran dana sebesar 105 juta euro.

Di awal kedatangannya, Pogba sempat mendapat sejumlah kritikan. Namun, perlahan ia mulai bangkit. Kini, Pogba mulai menjelma menjadi sosok yang dicintai dan diidolakan setiap fans klub berjuluk Setan Merah tersebut. Namun, semakin bagus penampilannya, pemain berusia 27 tahun tersebut kini mulai diisukan akan tinggalkan klub ini.

Timnas Prancis

Sejak usianya masih belia, Pogba telah mendapat perhatian dari timnas Prancis. Ia telah membela negaranya tersebut di level junior. Debutnya bersama timnas senior Prancis baru dimulai pada bulan Maret 2013. Tampil gemilang bersama Prancis di babak kualifikasi Piala Dunia 2014, ia pun mendapat panggilan untuk membela Les Bleus di  putaran final.

Dua tahun setelah tampil di ajang Piala Dunia 2014, Pogba berhasil tampil gemilang dan membawa Prancis ke final Piala Eropa 2016. Sayang, di ajang ini, ia gagal membawa Prancis juara di rumah sendiri setelah kalah dari Portugal. Namun, dua tahun berselang, kegagalan ini dibayar tuntas dengan memenangi Piala Dunia 2018.

Gelar dan Penghargaan

bandar dominoqq – Bicara soal gelar, Paul Pogba memiliki sederet prestasi yang pernah ia raih, baik di level tim maupun individu. Ia berhasil membawa Juventus juarai Serie A empat kali beruntun sejak musim 2013/2014 dan berhasil membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Di sektor individual, gelar Golden Boy tahun 2013 mungkin akan menjadi gelar paling berharganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *