January 23, 2021

Profil Sadio Mané, Dari Senegal Hingga Pemain Bintang Liverpool

Profil Sadio Mané – Keperkasaan Liverpool di musim ini tak bisa lepas dari salah satu anggota trisula maut lini depan mereka, Sadio Mané. Ditempatkan bersama Mohamed Salah dan Roberto Firmino, Mané mampu tampil memukau publik Anfield. Sejauh ini, pemain asal Senegal telah berkontribusi mencetak 14 dari total 66 gol milik The Reds di Liga Primer Inggris.

Perjalanan yang harus dilalui Mané untuk sampai di level sekarang jelas tak mudah. Ia harus berjuang keras agar bisa menjadi pemain yang mematikan seperti sekarang. Bermula dari negara asalnya, Senegal, ke Prancis, Austria hingga Inggris. Sedikit membahas tentang perjalanan hidupnya, berikut adalah profil Sadio Mané.

Masa Kecil

kumpulan bandarqq – Sadio Mané dilahirkan di sebuah desa kecil bernama Bambali yang terletak di bagian selatan negara Senegal pada tanggal 10 April 1992. Orangtua Mané yang memiliki banyak anak terbilang kurang mampu secara finansial. Itulah alasan mengapa Mané kecil tak dapat bersekolah layaknya anak seusianya saat itu.

Sejak kecil, kesuksesan timnas Senegal di ajang Piala Dunia tahun 2002 telah menginspirasi Mané untuk menjadi pesepakbola hebat, suatu saat nanti. Keajaiban kemudian datang saat ia berusia 15 tahun. Klub asal Prancis, Metz yang saat itu sedang melakukan pencarian bakat sepakbola menemukan Mané dan membawanya menuju Prancis.

Metz dan RB Salzburg

Di masa-masa awalnya bersama Metz, Mané mengalami karir yang sulit di mana ia sempat dihantam badai cedera. Namun, ia berhasil tampil apik saat kembali bermain dan tercatat telah torehkan 2 gol dari total 22 penampilan di ajang domestik. Usai bersinar bersama Metz, talenta Mané tercium oleh Salzburg yang kemudian memboyongnya pada 31 Agustus 2012.

Bersama klub asal Austria, Mané semakin tampil cemerlang. Setelah didatangkan dengan biaya 4 juta euro, ia mencetak hat-trick pada 31 Oktober 2012. Tampil apik di musim perdananya, Mané telah persembahkan beberapa gelar juara. Sebelum hijrah ke Inggris, ia sempat menyumbang trofi Bundesliga dan Piala Austria pada musim 2013/2014.

Penampilan Apik Bersama Southampton

berita skor bola – Pada tanggal 1 September 2014, Mané resmi bergabung bersama klub Liga Primer Inggris, Southampton. Selama tampil bersama Southampton, Mané tampil memukau dan berhasil mengemas catatan 25 gol dari 75 penampilannya. Hal ini membuat sejumlah klub tertarik kepadanya, termasuk Liverpool.

Anggota Trio Maut Liverpool

Tepat pada 28 Juni 2016, Mané bergabung bersama Liverpool dengan nilai transfer sebesar 34 juta poundsterling dan kontrak berdurasi lima tahun. Ini menjadikannya sebagai pemain Afrika termahal sepanjang sejarah, kala itu. Sejak kedatangannya, karir Mané semakin menanjak, apalagi sejak kedatangan Mohamed Salah pada tahun 2017 dari AS Roma.

Saat Salah bergabung, lini depan Liverpool menjadi semakin lengkap. Bersama pemain asal Mesir dan Roberto Firmino, Mané menjadi salah satu ujung tombak Liverpool andalan pelatih The Reds, Jürgen Klopp. Sejauh ini, ia telah menjuarai berbagai gelar bersama The Reds dan telah mengemas 57 gol dari 112 penampilannya.

Timnas Senegal

Awal kesuksesan Mané bersama timnas Senegal terjadi saat gelaran Olimpiade tahun 2012 di mana Senegal sukses melewati fase grup dengan status sebagai runner-up Grup A. Sempat absen pada 2015, Mané kembali tampil di Africa Cup of Nations 2017 dan 2019. Ia juga menjadi bagian dalam skuad Senegal yang dibawa ke Piala Dunia 2018 lalu.

Gelar dan Penghargaan

agen domino99 – Meski sempat diragukan akan menjadi pesepakbola hebat oleh orangtuanya, saat ini Mané telah membuktikan bahwa ia dapat berprestasi di bidang ini. Ia telah meraih gelar juara domestik Austria bersama Salzburg, serta tiga gelar internasional bersama Liverpool. Di level timnas, prestasi terbaiknya hanya membawa Senegal ke partai final African Cup of Nations 2019.

Bukan hanya berprestasi di level tim, Mané juga mampu membuktikan kepada dunia bahwa ia mampu berprestasi di level individu. Ia sudah beberapa kali meraih penghargaan Premier League Player of the Year dan pernah meraih gelar Sepatu Emas EPL 2018/2019. Atas pencapaian gemilangnya, Mané juga pernah dianugerahi gelar African Footballer of the Year 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *